PENGARUH TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA REGULER UNIVERSITAS ESA UNGGUL ANGKATAN 2014

Firdha Ayu Feria Latuconsina, Sulis Mariyanti, Safitri Safitri

Abstract


Students can not be separated from various task demands, both academic and non academic. With these demands, psychological well-being is needed within the Collage student so that they can afford it One of the factors that can affect it is the type of personality. Personality type can determine a person in performing their daily activities. The aim of this study was to determine the effect of personality type on psychological well-being. This is non-experimental quantitative research with simple random sampling technique. The number of samples in this research is 265 collage students. The scale of psychological well-being is based on Ryff’s theory of 13 valid items with reliability coefficient (α)0.827. As for the scale of personality type which refers to the theory of Eysenck amounted to 34 valid items with reliability coefficient (α) 0.928. Differences test results obtained sig (p) 0.614> 0.05 which means that there is no significant effect of personality type on regular collage student’s class of 2014 psychological well-being in Universitas Esa Unggul. The result of personality type categorization shows that 54.3% of students tend to have extrovert personality type, and the result of students’ psychological well-being categorization tends to be low that is 53.8%. The results of crosstab showed that there is no difference between sex and age on psychological well-being.

 

Keywords : Personality type, Psychological Well-Being, Colage Students


Full Text:

PDF

References


Azwar, S. (2015). Penyusunan skala psikologi edisi dua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Febriana, I. (2014). Pengaruh kepribadian dan sense of humor terhadap psychological well-being. (Skripsi diterbitkan, Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta).

Gravetter, F. J., & Wallnau, L, B. (2007). Statistic for behavior sciences, 7ed. Canada: Thomson Learning, Inc.

Handayani, L. (2009). Hubungan antara tipe kepribadian dan kecenderungan kecanduan internet. (Skripsi tidak diterbitkan, Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat).

Hurlock, E. B. (2003). Psikologi perkembangan (Istiwidayanti & Soedjarwo, Penerjemah). Jakarta: Penerbit Erlangga.

http://KBBI.web.id/mahasiswa, diakses pada 2 oktober 2016.

Lestari, H. R. (2015). Pengaruh tipe kepribadian (ekstrovert & introvert) terhadap perilaku agresi pada pelajar laki-laki di SMAN X Jakarta Pusat (Skripsi tidak diterbitkan, Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat).

Mabruri, I. M. (2009). Hubungan antara kepribadian tangguh dan religiusitas dengan kesejahteraan psikologis pada korban bencana alam di Yogyakarta. Jurnal ilmiah mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Semarang, 1(2), 110-111.

Mahmudah. (2008). Perbedaan penyesuaian diri terhadap peraturan pada santri baru dengan tipe kepribadian introvert dan tipe kepribadian ekstrovert di pondok pesantren nurul hakim di desa kediri lombok barat. (Skripsi diterbitkan, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang, Malang, Jawa Timur).

Mariyanti, S., & Safitri, S. (2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Jasa Ojek Online Go-Jek. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 15

Nastiti, M. C., & Hendriani, W. (2014). Psychological well-being pada guru yang telah menjalani masa pension. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan,3(3), 223.

Perez, A. J. (2012). Gender difference in psychological well-being among Fillipino collage student samples. Journal of humanities and social science University of De La Salle, Dasmarinas, Philippine,2(13), 84-86.

Putri, M. A. (2017). Pengaruh pola asuh terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Universitas Esa Unggul. (Skripsi tidak diterbitkan, Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat).

Prawira, P. A. (2013). Psikologi kepribadian dengan perspektif baru. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Rahayu, A. M. (2008). Psychological well-being pada isteri kedua dalam pernikahan poligami (Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat). Diambil dari: https://diglib.ui.co.id

Rahmawati, N. Y. (2015) Pengaruh tingkat religiusitas terhadap psychological well-being pada mahasiswa muslim yang sedang mengerjakan skripsi. Jurnal ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember, 11(1), 22-24.

Ryff, C. D. (1995). Psychological well-being in adult life. Current direction in psychological Science, Vol 4:99-104.

Ryff, C. D., & Kayes, C. L. M. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of personality and social psychology, 69(4), 719-727

Santrock, J. W. (2011). Masa perkembangan anak. (edisi-11). Jakarta: Salemba Humanika.

Santrock, J. W. (2014). Psikologi pendidikan. (edisi-5). Jakarta: Salemba Humanika.

Sugiyono, (2012). Metode penelitian kuntitatif kualitatif dan R&D Cetakan 17. Bandung: Alfabeta

Suryabrata, S. (2013). Psikologi kepribadian. Jakarta: Rajawali Press.

Snyder, C. R., & Lopez, S. J. (2007). Positive psychology: The scientific and practical explorations of human strengths. United State of America: Sage Publication, Inc.

Standar Nasional Pendidikan Tinggi Permen Tahun 2014 nomor 049 (2014). Dikti. Diambil dari http://sindiker.dikti.go.id/

Widiyastuti, A. (2016). Pengaruh tipe kepribadian terhadap self disclosure pengguna facebook. Jurnal ilmiah mahasiswa Psikologi Universitas Esa Unggul.

Winarsunu, T. (2009). Statistik dalam Penelitian Psikologi & Pendidikan. Malang: Umum Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.